Suku Bunga LPS Terbaru Sentuh Level Terendah

October 12, 2021 by - Keuangan

Suku Bunga LPS Terbaru Sentuh Level Terendah

Akibat adanya pandemi covid-19 membuat likuiditas perbankan masih sangat melimpah. Wajar terjadi, jumlah permintaan kredit sangat terbatas di dalam situasi perlambatan ekonomi. Sehingga industri perbankan belum bisa menyalurkan dana dengan maksimal dan terjadilah penurunan suku bunga penjaminan. Lantas, berapakah suku bunga LPS terbaru? Simak terus ulasan berikut ini!

Alasan LPS Turunkan Suku Bunga

Sebagai alternatif untuk mendukung percepatan pemulihan ekonomi di Indonesia, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) telah menurunkan Tingkat Bunga Penjaminan (TBP). Kebijakan ini bertujuan agar dapat mendorong penurunan biaya dana (cost of fund) perbankan supaya suku bunga kredit dapat menurun sehingga mendorong pertumbuhan kredit. 

Lebih lanjut lagi, untuk memberikan tambahan ruang likuiditas serta relaksasi penyampaian laporan berkala supaya dapat mengurangi beban pelaporan bank merupakan tujuan dari kebijakan relaksasi lain, seperti relaksasi dikenainya denda akibat keterlambatan pembayaran premi oleh bank peserta penjaminan.

LPS juga telah menerbitkan kebijakan relaksasi penyampaian laporan data Single Customer View. LPS akan terus berusaha untuk mengambil langkah-langkah terbaik melalui berbagai instrumen kebijakan yang dimiliki supaya dapat menjaga dan memulihkan pemulihan ekonomi nasional, seperti penurunan suku bunga LPS terbaru ini.

Suku Bunga LPS Terbaru

Dalam rentang tiga tahun terakhir ini, LPS telah memangkas suku bunga simpanan. Adapun penurunan suku bunga simpanan ini seiring dengan penurunan tingkat bunga penjaminan BI-7 Days Reverse Repo Rate dan LPS. Tren penurunan biaya dana perbankan tersebut diharapkan dapat membantu menekan tingkat bunga kredit, sehingga dapat mendorong intermediasi perbankan.

Pada saat Rapat Dewan Komisioner (RDK), LPS memutuskan memangkas bunga penjaminan simpanan untuk rupiah pada Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan bank umum sebesar 25 bps (basis poin). Tingkat bunga penjaminan untuk valuta asing pada bank umum juga diturunkan oleh LPS sebesar 25 bps (basis poin). Oleh karena itu, bunga penjaminan untuk valuta asing pada bank umum ditetapkan menjadi sebesar 0,5%, untuk rupiah pada bank umum sebesar 4%, dan rupiah pada BPR sebesar 6,5%.

Perubahan suku bunga LPS terbaru tersebut berlaku dari 29 Mei 2021 sampai 29 September 2021 yang akan datang. Hal tersebut masih mempunyai celah untuk terjadi penurunan lagi. Oleh sebab itu, LPS akan tetap terbuka untuk melakukan penyesuaian kebijakan tingkat suku bunga LPS sesuai dengan informasi serta perkembangan data terkini.

LPS juga menekankan agar setiap bank mewajibkan untuk menempatkan pengumuman pada seluruh kantor bank yang dapat dengan mudah diketahui oleh nasabah penyimpan mengenai maksimum nilai simpan dan tingkat bunga penjaminan yang dijamin LPS. Apabila bank memberikan suku bunga simpanan yang melebihi tingkat bunga penjaminan, maka simpanan nasabah menjadi tidak dijamin oleh LPS.

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *