Hindari 3 Kesalahan Ketika Menggunakan Alat Tes Ovulasi

August 11, 2021 by - Reproduksi

Hindari 3 Kesalahan Ketika Menggunakan Alat Tes Ovulasi

Berikut ini adalah beberapa kesalahan yang sering kali dilakukan, ketika menggunakan alat tes ovulasi di apotik. Tentunya hal ini perlu diperhatikan dengan baik, agar Anda tidak melakukan kesalahan yang sama.

  1. Tetesan urine tidak kena di lubang sampel

Untuk mendeteksi masa subur, sebaiknya teteskan urine Anda tepat di lubang sampel. Tidak perlu bingung karena pada alat tes ovulasi, sudah terdapat sebuah pipet berukuran kecil. pipet ini digunakan untuk mengambil sampel air urine Anda, untuk nantinya diteteskan pada alat tersebut. pencek pipet sebanyak 1 kali, dan pastikan, air seni menetes di wadah secara tepat.

  1. Salah menerjemahkan garis yang muncul

Kesalahan berikutnya adalah salah menerjemahkan hasil alat alat tes ovulasi tersebut. Setelah Anda meneteskan urine di lubang sampel, berikutnya tunggu sekitar 3 hingga 10 menit, hingga hasilnya benar-benar muncul.

Ketika kamu memasuki masa subur, maka akan muncul 2 garis merah muda dengan kadar warna yang sama, atau salah satunya terlihat lebih tua. Sedangkan jika tidak muncul garis, artinya hasil tes tidak valid, sebaiknya ulangi kembali hal tersebut. Jika hanya muncul 1 buah garis, artinya anda belum memasuki masa subur.

  1. Melakukan hubungan intim sebelum 24 jam, atau justru sesudah 48 jam

Apabila hasil alat tes ovulasi baru menunjukkan masa subur atau 2 garis. Maka Anda dan pasangan sebaiknya menjadwalkan hubungan intim setelah 24 jam dan sebelum 48 jam. Ini adalah waktu yang tepat, untuk membuahi sel telur. Dimana pada waktu tersebut sel telur baru dilepas, dan siap menyambut sel sperma.

Sebaiknya jika Anda melakukan hubungan intim selain waktu tersebut, maka kemungkinan untuk memperoleh kehamilan cenderung lebih rendah.

 Sedangkan untuk masalah jam penggunaan dan hal lainnya memang ada kalanya menimbulkan kesalahan. Tapi kesalahan tersebut sifatnya tidak terlalu fatal. Hanya saja, Anda perlu mengulang kembali, dan menggunakan alat tersebut untuk mengecek ulang hasil alat tes ovulasi, tersebut. Dari ulasan di atas jelas sudah, bahwa ada baiknya jika Anda berhati-hati ketika menggunakan alat tes tersebut, perhatikan aturan pakainya, menggunakan alat tersebut dengan baik.

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *